8 Masalah Kesehatan Terkait Mendengkur Saat Tidur

31 Oktober 2018

8 Masalah Kesehatan Terkait Mendengkur Saat Tidur – Mungkin sebagian orang berpikir bahwa mendengkur merupakan hal yang sangat mengganggu dan memalukan. Namun hal yang lebih perlu diketahui adalah bahwa mendengkur bisa disebabkan karena apnea tidur. Menurut Wikipedia, apnea tidur (bahasa Inggris: sleep apnea atau sleep apnoea) adalah gangguan tidur dengan kesulitan bernapas (apnea = “tanpa napas”) berulang kali ketika sedang tidur. Kondisi ini bisa menyebabkan kematian sebesar 40%. Seorang pakar pengobatan tidur Karl Doghramji, MD, direktur Medical Sleep Center di Thomas Jefferson University and Hospitals di Philadelphia memperingatkan bahwa mendengkur dapat dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga depresi.

Jika Anda menderita sleep apnea atau mendengkur, berikut adalah 11 masalah kesehatan terkait mendengkur saat tidur yang perlu diketahui.

8 Masalah Kesehatan Terkait Mendengkur Saat Tidur

8 Masalah Kesehatan Terkait Mendengkur Saat Tidur

8 Masalah Kesehatan Terkait Mendengkur Saat Tidur

#1 Stroke

Analisis data kesehatan dari suatu studi tentang tidur menemukan bahwa intensitas mendengkur berhubungan dengan risiko aterosklerosis karotid. Aterosklerosis karotid merupakan penyempitan arteri di leher karena deposit lemak yang disebut plak dan bisa mengakibatkan stroke. Sederhananya, semakin keras dan lama Anda mendengkur setiap malam, semakin besar risiko jangka panjang Anda terkena stroke.

#2 Penyakit Jantung

Dr. Doghramji menyebutkan bahwa apnea tidur berhubungan dengan masalah kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung. Faktanya, data menunjukkan bahwa orang dengan sleep apnea memiliki kemungkinan 2 kali lebih besar mengalami penyakit jantung non fatal dan serangan jantung fatal.

#3 Aritmia

Orang dengan risiko mendengkur atau sleep apnea jangka panjang memiliki irama jantung yang tidak teratur, atau aritmia. Peneliti menemukan bahwa orang dengan sleep apnea lebih cenderung mengalami fibrilasi atrium, jenis aritmia yang paling umum.

#4 GERD (Penyakit Asam Lambung)

Orang yang memiliki sleep apnea memiliki kemungkinan besar untuk menderita GERD (gastroesophageal reflux). Hal ini terjadi karena ada kondisi tidak teratur dimana tenggorokan menutup saat udara bergerak masuk dan keluar ketika tidur. Kondisi tersebut akan menyebabkan perubahan tekanan dan bisa menyedot isi perut kembali ke kerongkongan. GERD dan sleep apnea erat kaitan dengan orang yang kelebihan berat badan.

#5 Sakit Kepala

Menurut sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan terhadap 268 orang yang merupakan pendengkur biasa, para peneliti menemukan adanya hubungan antara sakit kepala pagi dan gangguan tidur seperti insomnia dan sleep apnea.

#6 Kepuasan Seksual Rendah

Sebuah penelitian terhadap 827 pria menunjukkan bahwa semakin sering mereka mendengkur, maka kemungkinan besar mereka memiliki kepuasan seksual yang rendah, meskipun dalam analisis klinis terhadap kesehatan mereka tidak menunjukkan tanda-tanda fisiologis dari respons seksual yang berkurang.

#7 Komplikasi Janin

Mendengkur selama trimester terakhir kehamilan biasanya disebabkan karena adanya kenaikan berat badan. Dr. Doghramji menyebutkan bahwa hal yang perlu diperhatikan adalah biasanya kondisi tersebut juga disertai dengan peningkatan risiko komplikasi janin.

#8 Kelebihan Berat Badan

Umumnya, orang yang memiliki kelebihan berat badan akan mengalami sleep apnea. Hal ini disebabkan karena bobot ekstra yang terkumpul di sekitar leher dapat menyebabkan kesulitan bernapas pada saat tidur. Kabar baiknya adalah jika Anda dapat mengurangi berat badan, maka gejala dari sleep apnea juga bisa berkurang.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+