Inilah 7 Alasan untuk Tidak Minum Sambil Berdiri

20 September 2018

Inilah 7 Alasan untuk Tidak Minum Sambil Berdiri – Minum air bukan hanya tentang seberapa banyak gelas yang Anda minum setiap harinya agar tetap sehat dan terhidrasi. Namun, juga tentang bagaimana posisi Anda pada saat minum air tersebut. Berikut ini Kami paparkan beberapa alasan ilmiah yang memberi tahu Anda perbedaan yang terjadi pada tubuh saat Anda minum berdiri dan minum duduk.

Inilah 7 Alasan untuk Tidak Minum Sambil Berdiri

Inilah 7 Alasan untuk Tidak Minum Sambil Berdiri

Inilah 7 Alasan untuk Tidak Minum Sambil Berdiri

#1 Menyebabkan Radang Sendi

Minum air putih dalam posisi berdiri dapat menyebabkan Anda terkena radang sendi di kemudian hari. Pada saat Anda minum sambil berdiri, maka keseimbangan cairan di dalam tubuh akan terganggu. Hal ini akan menyebabkan adanya akumulasi cairan yang lebih besar di sendi sehingga memicu terjadinya artritis atau radang sendi.

#2 Merusak Dinding Perut dan Saluran Cerna

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa jika Anda minum dalam posisi berdiri, maka air akan langsung mengalir ke dalam usus. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sistem pencernaan karena merusak dinding perut dan saluran cerna. Berbeda saat Anda minum dalam posisi duduk, air tidak akan langsung masuk ke dalam usus karena ada katup yang menutup pada saat Anda duduk, sehingga air akan mengalir secara perlahan ke dalam usus.

#3 Tetap Merasa Haus

Rasa haus tidak akan pernah hilang jika Anda minum dalam posisi berdiri. Jika Anda sedang merasa haus, maka minumlah dalam posisi duduk dan secara perlahan, teguk demi teguk agar Anda benar-benar memuaskan dahaga.

#4 Ginjal Tidak Dapat Menyaring Secara Sempurna

Pada saat minum air dalam posisi berdiri, proses filtrasi air oleh ginjal tidak akan berlangsung secara sempurna. Seringkali, kotoran tetap berada di dalam ginjal dan kandung kemih yang bisa menyebabkan gangguan saluran kemih dan bahkan kerusakan permanen pada ginjal.

#5 Tidak Mencairkan Kadar Asam dalam Tubuh

Ayurveda menyebutkan bahwa air harus dikonsumsi secara perlahan, teguk demi teguk, dan diminum pada posisi duduk. Hal ini dilakukan demi membantu mengencerkan tingkat asam dalam tubuh secara sempurna.

#6 Menyebabkan Mulas

Bila Anda meminum air dalam posisi berdiri, hal ini akan memercikkan air ke bagian bawah esofagus dengan sangat kuat. Sebagai akibatnya, bagian antara perut dan kerongkongan akan terganggu dan dapat menyebabkan kerongkongan mengalami sensasi terbakar karena asam di perutnya mengalir ke atas.

#7 Saraf Tegang

Saat Anda minum air berdiri, ‘sistem pertarungan dan pelarian’ tubuh akan aktif dan menyebabkan ketegangan saraf di tubuh. Tapi saat Anda minum dalam posisi duduk, sistem parasimpatis atau  ‘sistem istirahat dan pencernaan’ akan terpacu dan dapat membantu menenangkan indra sehingga akan mempermudah proses pencernaan.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+